Konfigurasi Static Routing 3 Router Cisco Packet Tracer

00.29 0 Comments A+ a-



Halo guys, berjumpa lagi dengan saya di NOBIZA blog. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara menghubungkan 3 Router Cisco dengan metode static routing DTE/DCE.
Cisco router adalah peralatan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat yang berjauhan dan berada di jaringan komputer yang berlainan. Untuk bisa meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data. Paket yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan sangat tepat. Maka dari itu disini saya akan memberikan tutorial menghubungkan 3 network berbeda dengan 3 router menggunakan static routing menggunakan clock.
Yang perlu diperhatikan disini adalah status dari DTE\DCE dari tiap sambungan serial, hanya DCE saja yang perlu diberikan clock-rate supaya bisa saling terhubung dengan router lawan pada jalur kabel serial-DCE .

Pertama-tama kalian buat terlebih dahulu topologi jaringannya seperti gambar berikut ini :







Kemudian kita mulai penyetingan pada router, pertama kita setting terlebih dahulu Router-JKT:
>enable
#erase start
#reload

Tunggu sampai router selesai booting:
Would you like to enter initial configuration? n
>enable
#conf t
(config)#clock timezone WIB 7
(config)#end
#clock set 9:35:00 18 September 2016
#sh clock
#conf t
(config)#hostname Router-JKT

Ganti ke Router-SBY dan Router-MDN, lalu ubah nama routernya:
(config)#hostname Router-SBY atau (config)#hostname Router-MDN

Setelah itu beri settingan ke semua router dengan konfigurasi seperti berikut ( line vty, password, dan timeout bisa kalian ubah sesuai keinginan ) :
(config)#enable secret cisco
(config)#service password-encryption
(config)#line vty 0 4
(config-line)#password ccna
(config-line)#login
(config-line)#exec-timeout 5 0
(config-line)#logging synchronous
(config-line)#line console 0
(config-line)#login
(config-line)#password iqbal
(config-line)#exec-timeout 5 0
(config-line)#logging synchronous
(config-line)#exit

Masuk lagi ke Router-JKT, beri settingan IP agar nantinya bisa terhubung ke router lain, untuk Router-JKT beri tambahan clock rate karena Router-JKt berfungsi sebagai DCE :
(config)#int fa0/0
(config-if)#ip address 10.1.3.1 255.255.255.0
(config-if)#no shutdown
(config-if)#int s2/0
(config-if)#ip address 10.1.2.1 255.255.255.0
(config-if)#clock rate 2000000
(config-if)#bandwidth 2048
(config-if)#no shutdown
(config-if)#int s3/0
(config-if)#ip address 10.1.4.1 255.255.255.0
(config-if)#bandwidth 2048
(config-if)#clock rate 2000000
(config-if)#no shutdown
(config-if)#end

Selanjutnya masuk ke Router-SBY dan beri konfigurasi IP :
(config)# int fa0/0
(config-if)#ip address 10.1.1.1 255.255.255.0
(config-if)#no shutdown
(config-if)#int s2/0
(config-if)#ip address 10.1.2.2 255.255.255.0
(config-if)#bandwidth 2048
(config-if)#no shutdown
(configif)#end

Beralih ke Router-MDN, masukkan konfigurasi IP seperti berikut :
(config)#int fa0/0
(config-if)#ip address 10.1.5.1 255.255.255.0
(config-if)#no shutdown
(config-if)#int s3/0
(config-if)#ip address 10.1.4.2 255.255.255.0
(config-if)#bandwidth 2048
(config-if)#no shutdown
(config-if)#end

Disini kita sudah selesai memasukkan IP, namun router belum bisa berhubungan satu sama lain, dikarenakan network tujuan belum terdaftar di routing tabel dari tiap router. beri ip route di semua router, konfigurasinya seperti berikut ini :
Router-JKT :
>enable
#conf t
(config)#ip route 10.1.1.0 255.255.255.0 10.1.2.2
(config)#ip route 10.1.5.0 255.255.255.0 10.1.4.2
(config)#ip route 10.1.2.0 255.255.255.0 10.1.3.1
(config)#ip route 10.1.4.0 255.255.255.0 10.1.3.1

Router-SBY :
>enable
#conf t
(config)#ip route 10.1.5.0 255.255.255.0 10.1.4.2
(config)#ip route 10.1.4.0 255.255.255.0 10.1.2.1
(config)#ip route 10.1.3.0 255.255.255.0 10.1.2.1

Router-MDN :
>enable
# conf t
(config)#ip route 10.1.1.0 255.255.255.0 10.1.2.2
(config)#ip route 10.1.2.0 255.255.255.0 10.1.4.1
(config)#ip route 10.1.3.0 255.255.255.0 10.1.4.1

Berikutnya kita beri ip di masing-masing PC :
PC-A :
– ip address : 10.1.1.11
– subnet mask : 255.255.255.0
– Def-Gateway : 10.1.1.1
PC-B :
– ip address : 10.1.3.11
– subnet mask : 255.255.255.0
– Def-Gateway : 10.1.3.1
PC-C:
– ip address : 10.1.5.11
– subnet mask : 255.255.255.0
– Def-Gateway : 10.1.5.1

Setelah itu, kita cek settingan yang telah kita buat tadi dengan perintah sebagai berikut :
#write ( menyimpan konfigurasi )
#show ip route ( berfungsi untuk melihat routing table )
#sh ip int brief ( berfungsi untuk melihat status semua interface )
#sh int fa0/0
#ping [ip address router terdekat]

Terakhir kita ping antar PC di router yang berbeda :


Semua PC berbeda network berhasil terhubung

Ya guys, diatas tadi adalah tutorial mengubungkan 3 router berbeda DTE/DCE dengan static routing, dengan begitu kita bisa menghubungkan banyak PC yang berbeda network. Dengan cara Static routing, kita bisa menghubungkan lebih banyak lagi router, asalkan kita terlebih dahulu me-route setiap router ( ip route ).
Terimakasih untuk semua yang sudah mampir ke blog saya, semoga bermanfaat untuk kalian semua, sampai jumpa di postingan saya selanjutnya, dan Terimakasih..

Sumber info : web temen ane :) http://iqbal2909.blogspot.co.id/